Penerbit Jepang Minta Maaf Atas Penghinaan Alquran

Penerbit terkemuka Jepang menunda penjualan DVD animasi Jojo’s Bizarre Adventure, (22/5) karena memuat gambar penghinaan terhadap al-Qur’an. Shueisha, penerbit seri animasi terkenal itu, memohon maaf kepada kaum Muslimin karena melukiskan al-Qur’an dengan cara tak pantas.

“Kami benar-benar minta maaf kepada umat Islam karena telah menghina,” demikian keterangan pers dari juru bicara perusahaan tersebut sebagaimana dikutip AFP.

Animasi Jojo’s Bizarre Adventure, dalam seri terbarunya menggambarkan seorang karakter yang sedang membaca al-Qur’an sambil memerintahkan eksekusi terhadap tokoh hero dan temannya.

Selain itu, terdapat juga adegan pertempuran di dalam Masjid, di mana sang penjahat terlihat sedang menjatuhkan al-Qur’an dan membuka surat Ar-Ra’ad.

Penayangan adegan penghinaan ini menyulut kemarahan kaum Muslimin. Salah satunya dari Ketua Fatwa Universitas al-Azhar, Sheikh Abdul Hamid Attrash, yang menganggap kartun ini telah memberi gambaran bahwa setiap orang Islam itu teroris.

Shueisha menganggap adegan penghinaan itu sebagai “kekeliruan sederhana”, di mana penambahan teks al-Qur’an merupakan tindakan yang tidak disengaja.

Peristiwa penghinaan al-Qur’an ini mengulang peristiwa tahun 2005 lalu, saat koran Denmark Jyllands-Posten, memuat karikatur penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.*

 

Posted in

Leave a comment