Bentrok Dua Kubu

Tak hanya dengan umat Islam, warga Hindu India ternyata juga bentrok dengan umat Kristen. Bentrokan berbuah kerusuhan ini terjadi di beberapa kota di India Timur, yang menyebabkan munculnya larangan keluar rumah. Penyebabnya, isu perpindahan agama.

Massa dari kaum Hindu membakar rumah-rumah di dua desa yang dihuni mayoritas warga Kristen di Distrik Kandhamal, negara bagian Orissa. Serangan ini menewaskan seorang warga dan menyebabkan sebuah gereja terbakar.

“Kami sekarang memberlakukan larangan ke luar rumah siang dan malam di sembilan kota,” ujar Inspektur Polisi S Praveen Kumar sebagaimana dikutip Reuters. Polisi juga menahan sepuluh sepuluh orang yang terlibat dalam aksi tersebut.

Kerusuhan ini terjadi setelah serangkaian serangan terhadap warga Kristen di tiga negara bagian yang menewaskan sedikitnya 34 orang dan merusak belasan gereja bulan lalu. Pihak Kristen membalas dengan aksi kekerasan di Orissa. Lebih dari 3.700 polisi federal dikerahkan ke lokasi kerusuhan.

Di Orissa, ribuan warga Kristen kini tinggal di kamp-kamp pemerintah karena rumah mereka hancur dan takut pulang. The Hindu, sebuah koran nasional berpengaruh, melaporkan, warga Kristen hanya diizinkan pulang ke desa-desa mereka jika mereka kembali memeluk agama Hindu. Paus Benediktus mengecam serangan-serangan tersebut.

Perdana Menteri India Manmohan Singh menyebut serangan-serangan itu sebagai suatu hal “yang memalukan” dan meminta pemerintah negara bagian Orissa—yang dikuasai koalisi nasionalis Hindu—menegakkan hukum dan ketertiban.

Bentrokan itu dipicu oleh masalah perpindahan agama di wilayah suku miskin di Orissa, tempat mayoritas misionaris Kristen. Warga Hindu menentang usaha misionaris yang mengubah agama warga Hindu kasta rendah menjadi Kristen.*

Posted in

Leave a comment