Peresmian Masjid Terbesar

Akhirnya, kaum muslimin Jerman berhasil meresmikan masjid terbesar di kota Duisburg, setelah diwarnai protes berlarut-larut dari kelompok rasis.

Peresmian masjid bernama Masjid Merkez ini disambut bahagia oleh warga muslim. Masjid Merkez dibangun oleh komunitas muslim Turki, yang mencapai 3,2 juta jiwa di Jerman.

Masjid megah yang dibangun dengan biaya sekitar 7,5 juta euro ini memiliki menara setinggi 34 meter dan kubah besar berdiameter 23 meter. Kubah itu dihiasi dengan lukisan bermotif bunga serta tulisan ayat-ayat suci al-Qur’an. Lampu-lampu gantung yang terdapat di dalam masjid juga dihiasi ukiran kaligrafi Asmaul Husna.

Masjid yang dapat menampung 2.000 jamaah ini menghabiskan waktu pembangunan selama tiga tahun, karena terus mendapatkan penolakan dari warga yang menganggap bangunan masjid merupakan simbol “kekuasaan” muslim di negeri Hitler tersebut.

Aksi-aksi protes sekelompok masyarakat Jerman terhadap pembangunan masjid berlangsung di Berlin, Munich dan Cologne. Bahkan, surat kabar berhaluan konservatif di Jerman, Die Welt menyindir dalam editorialnya, “Berapa banyak lagi masjid yang akan ditoleransi oleh negara ini.”

Bagi warga muslim Jerman, sebagai bagian dari masyarakat Jerman, mereka berhak membangun tempat ibadah. “Nyatanya kami diizinkan untuk membangun masjid. Bagi kami ini sebuah pertanda bahwa masyarakat Jerman bisa menerima kami,” kata Mustafa Kucuk, jurubicara Masjid Merkez sebagaimana dikutip IslamOnline.

Saat ini terdapat 206 masjid di Jerman dan lebih dari 120 masjid sedang dalam proses pembangunan.*

Posted in

Leave a comment